Sagu (Metroxylon spp) mempunyai peranan yang sangat penting bagi masyarakat Maluku, namun pemanfaatannay masih sangat terbatas. Kandungan karbohidrat dari sagu cukup tinggi dan potensi sebagai bahanpangan alternatif, yaitu sekitar 85,9 g/100 g bahan,lebih tinggi dibandingkan dengan beras (80,4 g), jagung (71,7), ubi kayu (23,7 g), dan kentang (23,7 g). Sagu juga mempunyai kandungan kalori sektir 357 kalori, relatif sama dengan jagung (349 kalori) dan beras (366 kalori). Tanaman sagu dapat menghasilkan pati sebesar 15-25 t/ha/tahun, jauh lebuh tinggi dibandingkan dengan beras, jagung dan gandum yang hanya menghasilkan pati berturut-turut sebesar 6 t, 5,5 t, dan 2,5 t/ha. Setiap pohon sagu dapat menghasilkan 200 kg tepung sagu basah/tahun. Memposisikan sagu dalam ketahanan panganlokal adalah merupakan salah satu langakah strategis yang mempunyai implikasi yang jauh ke depan.

About these ads