Ampas sagu fermentasi merupakan produk yang baik untuk digunakan salah satu bahan baku dalam ransum ternak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat penggunaan ampas sagu terhadap pertumbuhan ternak babi. Penelitian dilakukan selam 4 bulan, menggunakan 24 ekor babi VDL berumur 3 bulan dengan bobot badan rata-rata 14 kg. Ransum percobaan yang terdiri atas ampas sagu biasa (ASB), ampas sagu fermentasi (ASF), jagung, bungkil kelapa, tepung ikan, minyak kelapa, premix D dan garam dapur dsengan kadar protein kasar 15 persen dan serat kasar 5-6 persen. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap pola faktotial 2×4 dengan tiga kali ulangan. Faktor pertama adalah jenis ampas sagu: ampas sagu biasa (ASB) dan ampas sagu fermentasi (ASF). Faktor kedua adalah taraf penggunaan ampas sagu yaitu: 0,7,5,15 dan 22,5 persen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mendapatkan pertambahan bobot badan yang baik, ampas sagu biasa dapat diberikan sampai taraf 22,5 persen dan ampas sagu fermentasi sampai taraf 15 persen. Pada taraf pemberian ampas sagu fermentase 22,5 persen pertambahan bobot badan rendah.

About these ads