Kebijakan pembangunan pertanian yang mengacu pada tatarung kawasan pertanian diharapkan telah mempertimbangkan kelayakan baik secara biofisik, ekonomi dan sosial.  Maluku merupakan propinsi yang terdiri dari pulau-pulau besar dan kecil yang tersebar dari 20 – 90 LS sampai 1240 – 1360 BT dimana hanya 10% dari luas wilayahnya merupakan daratan. Perencaan pembangunan pertanian  pada tingkat makro (Propinsi) maka BPTP Maluku telah membuat peta ZAE skala 1:250.000.  Kabupaten Maluku Tenggara dikelompokkan dalam dua gugusan kepulauan yaitu gugsan kepulauan Kai dan kepulauan Aru.  Secara administrasi di bagi dalam 3 kecamatan yaitu Kecamatan Kai Kecil, Kai Besar dan kepulauan Aru. Berdasarkan peta ZAE skala 1: 250.000 terbagi dalam 7  zona yang menurunkan 8 subzona yaitu : I ax, I bx, II ax, III ax, IV ax, V az.i, Vi az dan VII ax.                                                                                                                                  (Oleh : Andriko Noto Susanto; Sjahrul Bustaman)