Adaptasi 5 varietas unggul padi sawah dilakukan pada lahan sawah di Maluku. Kajian menggunakan rancangan acak kelompok dan tiap perlakuan diulang 3 kali. Sistem jajar legowo 4:1 (20 cm x 10 cm)x 40 cm dengan cara tanam pindah (1-3 batang rumpun-1). Pemupukan diberikan berdasarkan rekomendasi pupuk penggunaan Urea 200 kg ha-l, SP-36 50 kg ha-1 dan KCI100 kg ha-1+ kompos jerarni 5 ton ha-1namun di lapangan pupuk tunggal sangat sulit didapatkan, maka digunakan pup uk Majemuk Phonska 15:15:15 sebanyak 120 kg ha-1, Urea 22,5 kg ha-I + kompos jerarni 5 ton ha-1. Pupuk phonska diberikan sekaligus pada saat tanam sedangkan Urea di berikan pada saat umur tanaman 35 hst dan pada saat masa primordia berdasarkan Bagan Warna Daun (BWD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas unggul baru Conde lebih tinggi hasilnya (9,7 ton ha-1 GKP) diikuti varietas Cigelis (9,5 ton ha-1 GKP).  Oleh: Kaihatu Sheni Sandra dan Pesireron Marietje (Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Maluku (Indonesia)). Jurnal Agrivigor. Tahun 2011, Vol. 10(2) p. 178-184