Kajian multilokasi beberapa galur kacang tanah bertujuan mendapatkan dua hingga tiga galur harapan (produktivitas lebih dari tiga ton per ha,. toleran kekeringan Deret Hari Kering lebih dari 15 persen) dan adaptif pada agroekosistem lahan kering Maluku. Lokasi: Iahan kering Desa Makariki, Maluku Tengah, 2010. Rancangan: Rancangan Acak Kelompok tiga ulangan. sepuIuh galur dan dua varietas kacang tanah yang ditanam: 8-4, 8-5, 8-8, 8-9, 8-10, 8-11, 8-15, 8-16, 8-19, 8-20, dan dua varietas pembanding,VUB singa dan Lokal Merah,36 petak percobaan. Luas petak 2,5 m x 3,5 m, jarak 40 cm x 15 cm, satu tanaman per lubang. Parameter: jumlah tanaman dipanen, 50 persen berbunga, tinggi tanaman saat panen, jumlah polong per tanaman, bobot polong basah per tanaman, bobot polong kering per tanaman, bobot polong kering per petak, bobot 100 biji, bobot biji kering. Hasil: semua galur harapan memiliki tanggapan berbeda terhadap kondisi lahan kering tempat tumbuhnya, varietas unggul singa berbobot polong basah, polong kering, dan bobot biji kering lebih tinggi di uji adaptasi Makariki, galur S-4 berbobot polong basah dibobot polong kering lebih tinggi, sedangkan galur S-5, S-11,. dan S-15 bobot biji kering lebih tinggi, namun tidak berbeda nyata dengan galur lain kecuali galur S-16 dan Lokal Merah·. Semua galur harapan kacang tanah yang ditanam di lahan kering Maluku Tengah dapat tumbuh dan beradaptasi dengan baik, ditunjukkan oleh berat 100 biji semua galur yang melebihi 35 g. Oleh: Kaihatu Sheni Sandra dan Pesireron Marietje (Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Maluku (Indonesia).  AGROS (Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian (Science Journal Of Agricultural Science)), tahun 2013, Vol. 15(1) p. 214-221