Ultisols merupakan tanah yang terbentuk pada lingkungan pencucian basa-basa  intensif, reaksi tanah masam, dengan drainase tanah yang relatif baik sehmgga menyebabkan pH tanah masam dan meningkatkan kadar Al/Fe bebas, sehingga memperbesar bahaya toksisitas Al/Fe dan fiksasi fosfat. Penggenangan Ultisols untuk budidaya padi sawah dapat mengubah kesetimbangan perilaku muatan permukaan mineral-mineral tanah penyusunnya, terutama dalam hubungan dengan reaktivitasnya terhadap anion fosfat. Dari berbagai hasil penelitian, terbukti bahwa penggenangan Ultisols menyebabkan perubahan nilai potensial redoks (Eh) menjadi lebih kecil dan pH tanah mendekati netral, sehingga berdampak pada berubahnya kesetimbangan perilaku hara terutama AI, Fe, Mn; N, P, K, S, Zn, Cu,dan Si. Penggenangan dapat meningkatkan ketersediaan P dalam larutan tanah, akibat menutunnya fotensial redoks (Eh), meningkatnya pH tanah dan menurunnya reaktivitas gugus alummo dan ferol dari permukaan mineral Kaolinit, Gibsit, dan Goetit terhadap anion fosfat. Pemahaman mengenai nasib kimia permukaan Ultisols yang disawahkan ditinjau dari aspek mineralogi, karakteristik muatan permukaan, dan kesetimbangan kimia dalam larutan tanah .dapat dijadikan dasar dalam pengelolaan hara, terutama dalam rangka peningkatan efisiensi dan efektifitas pemupukan fosfat. Oleh: Susanto Andriko Noto (Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Maluku (Indonesia)). AGROS (Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian (Science Journal Of Agricultural Science)). Tahun 2013, v. 15(1) p. 62-81